BAB II BISNIS DAN ETIKA
• Mitos bisnis amoral
Mengungkapkan suatu keyakinan bahwa bisnis dan moralitas atau etika tikda ada hubungannya sama sekali. Etika justru bertentangan dengan bisnis dan akan membuat pelaku bisnis kalah dalam persaingan bisnis yang ketat di zaman globalisasi ini.
Mitos bisnis amoral yang, antara lain, digagas Richard T. De George, merupakan ungkapan keyakinan bahwa bisnis dan moralitas atau etika tidak punya hubungan sama sekali. Istilah "amoral" itu sendiri pertama-tama perlu dibedakan dengan "immoral". Amoral berarti tindakan yang tidak punya sangkut paut dengan moralitas. Jadi, bersifat netral. Tindakan yang amoral tidak bisa dinilai dengan menggunakan ukuran moralitas, tidak bisa dinilai salah atau benar, baik atau buruk secara moral. Sedangkan immoral berarti tindakan yang melanggar atau bertentangan dengan moralitas, sehingga jelas-jelas salah dan patut dikutuk.
Pemisahan bisnis dengan etika dan moralitas pada dasarnya dilakukan karena bisnis dipahami semata-mata dari sudut pandang ekonomi. Dari sudut pandang ini tujuan bisnis adalah mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Dan untuk mendapatkan keuntungan tersebut berbagai cara dihalalkan begitu saja, asal dapat memenangkan persaingan dan meraih keuntungan.
Sekalipun mitos bisnis amoral dapat dipahami dengan berbagai asumsi dan argumentasinya, namun hal itu semakin tidak bisa diterima oleh masyarakat dewasa ini. Sebab sudut pandang ekonomi bukanlah sudut pandang satu-satunya dalam memahami bisnis. Apalagi bila bisnis itu ingin disebut sebagai bisnis yang baik, dalam arti ekonomi (baca: menguntungkan), sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku (baca: patuh hukum), dan tidak mengakibatkan kerugian pada pihak lain (baca: sesuai etika dan moralitas), sehingga dapat bertahan dalam jangka panjang (baca: ratusan sampai ribuan tahun).
Pemisahan bisnis di satu sisi dan etika di sisi lainnya juga harus ditolak apabila bisnis ingin dikembangkan sebagai suatu profesi luhur di masa depan. Untuk dapat dikembangkan menjadi sebuah profesi, bisnis perlu dilaksanakan berdasarkan syarat-syarat umum sebuah profesi, yakni: pertama, adanya keahlian, kompetensi, atau kemahiran dan keterampilan tingkat tinggi atau khusus dalam melaksanakan kegiatan usahanya; kedua, adanya komitmen moral yang serius, dan ketiga, dilakukan untuk mencari nafkah. Sebab profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai nafkah hidup dengan mengandalkan keahlian dan keterampilan yang tinggi dan dengan melibatkan komitmen pribadi (moral) yang mendalam.
Argumen
Bisnis adalah suatu persaingan,sehingga pelaku bisnis harus berusaha dengan segala cara dan upaya untuk bisa menang. Sehingga dalam dunia bisnis ini kebanyakan pelaku bisnis melakukan tindakan tindakan yang di luar batas etika atau moralitas untuk mendapatkan keuntungan. Dalam bisnis aturan yang dipakai penuh dengan persaingan, sehingga tidak bisa dinilai dengan aturan moral dan social.
Dalam penerapannya eberapa perusahaan ternyata bis berhasil karena memegang teguh kode etis dan komitmen moral tertentu. Bisnis merupakan bagian aktifitas yang penting dari masyarakat, sehingga norma atau nilai yang dianggap baik dan berlaku d masyarakat ikut dibawa serta dalam kegiatan bisnis.
CABANG ETIKA
Etika sebagai salah satu cabang ilmu filsafat yang secara khusus mengkaji perilaku manusia dari segi baik-buruknya atau benar-salahnya tindakan manusia sebagai manusia, dewasa ini telah cukup berkembang dan mempunyai beberapa cabang atau spesialisasi bidang kajian. Secara umum dapat dibedakan dua cabang besar etika, yakni Etika Umum atau Etika Dasar danEtika Khusus. Yang pertama adalah Etika yang menyajikan beberapa pengertian dasar dan mengkaji beberapa permasalahan pokok dalam filsafat moral. Sedangkan yang kedua adalah Etika yang memba-has beberapa permasalahan moral dalam bidang-bidang khusus. Sebagai contoh Etika Khusus, misalnya: Etika Sosial (Politik, Kemasyarakatan, Hukum), Etika Biomedis, Etika Seksual, Etika Bisnis, Etika Ilmu, Etika Profesi, Etika Kependudukan, Etika Keluarga, Etika Lingkungan Hidup.
Dalam ilmu etika biasa dibedakan adanya 3 metode atau cara pendekatan. Yaitu :
1. Pendekatan deskriptif: pendekatan ini yang biasa ditempuh oleh ilmu-ilmu sosial, pada pokoknya bermaksud memaparkan hal-hal yang secara faktual terjadi; bagaimana dalam kenyataan atau praktek hidup, baik buruknya tingkah-laku manusia dalam suatu masyarakat dinilai. Tekanan di sini diletakkan pada data-data empiris dan kesimpulan-kesimpulan yang secara induktif bisa ditarik dari data-data yang diamati, dikumpulkan dan dianalisis.
2. Pendekatan normatif/preskriptif: pendekatan ini berpangkal dari keyakinan bahwa etika bukan pertama-tama membahas tentang apa yang senyatanya (das Sein) dipandang sebagai kelakuan yang baik dan mana yang dipandang buruk dalam suatu masyarakat, melainkan tentang apa yang seharusnya(das Sollen) atau yang wajib dilakukan oleh manusia sebagai manusia. Manakah norma-norma yang secara moral mengikat setiap manusia. Teori etika normatif menentukan apa yang dipandang sebagai norma yang wajib diikuti oleh manusia untuk bertindak secara benar atau untuk menjadi manusia yang berkelakuan baik.
3. Pendekatan analitis/metaetis: dalam pendekatan ini etika pertama tama dimengerti sebagai cabang ilmu filsafat yang menganalisa bahasa yang dipakai dalam pembicaraan tentang moral.
Keutamaan Etika Bisnis
Dalam bisnis modern, para pelaku bisnis dituntut menjadi orang orang professional dibidangnya. Para pelaku bisnis tersebut dituntut untuk mampu mengatasi masalah masalah yang akan dating baik dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan. Perusahaan yang unggul bukan hanya memiliki kinerja dalam bisnis manajerial financial yang baik akan tetapi juga kinerja etis dan etos bisnis yang baik.
Adam smith dalam bukunya “theory of moral sentiments” menjelaskan bahwa keinginan untuk meningkatkan kepentingan pribadi hanya akan meningkatkan kepentingan bersama jika dikendalikan oleh 3 keutamaan etis yaitu: kebijaksanaan,keadilan dan kemurahan hati.
Dengan kebijaksanaan kita diajarkan untuk mengontrol keinginan dan kepentingan pribadi. Dengan keadilan transaksi ekonomi akan mencapai kemakmuran dan kepuasan bagi semua pihak, sedangkan kemurahan hati menjadi dasar dalam pergaulan social dalam segala aspek kehidupan.
Segala perilaku bisnis yang menyandarkan pada etika disebut sebagai etika bisnis. Oleh karena itu etika bisnis dapat dikatakan segala aturan dan norma norma yang berkembang di dalam masyarakat yang dianggap benar atau baik dan buruk dalam kehidupan bisnis
Dalam sistem pasar terbuka dengan peran pemerintah yang menjamin kepentingan dan hak bagi semua pihak, maka perusahaan harus menjalankan bisnisnya dengan baik dan etis. Perusahaan modern sangat menyadari bahwa karyawan bukanlah tenaga yang harus dieksploitasi demi mendapat keuntungan. Kenneth Blanchard dan Norman Vincent Peale: “perlakuan yang baik terhadap karyawan telah menaikkan keuntungan perusahaan sebesar 20% atau telah menurunkan harga produk perusahaan tersebut sebesar 20%
Sasaran dan ruang lingkup etika bisnis
Ada 3 sasaran dan lingkup pokok etka bisnis disini. Yang pertama etika bisnis mengimbau pelaku bisnis agar menjalankan bisnisnya secara baik dan etis. Bisnis yang baik dan etis akan mempengaruhi keberhasilan usaha dalam jangka panjang, Dan berfungsi menggugah kesadaran moral para pelaku bisnis untuk berbisnis secara baik dan etis demi nilai-nilai luhur tertentu dan demi kepentingan bisnisnya sendiri. Etika bisnis dalam lingkupnya yang pertama ini tidak hanya menyangkut perilaku dan organisasi perusahaan secara internal melainkan juga menyangkut secara eksternal.
Yang kedua ialah untuk menyadarkan masyarakat khususnya konsumen, buruh atau karyawan dan masyarakat luas akan hak dan kepentingan mereka yang tidak boleh dilanggar oleh praktek bisnis siapapun juga. Pada tingkat ini berfungsi untuk menjaga hak hak masing masing dan kewajiban masing masing agar tidak terdapat kecurangan kecurangan yang berfungsi untuk mengambil hak dan kewajiban setiap orang yang bersifat merugikan orang tersebut, disini dituntut harus mengutamakan keadilan dalam setiap bisnis yang dilaukan oleh para pelaku pelaku bisnis.
Yang ketiga ialah etika bisnis juga berbicara mengenai system ekonomi yang sangat etis atau tidaknya suatu praktek bisnis. Pada tingkatan ini etika bisnis berbicara tentang oligopoly,monopoli,kolusi dan praktek semacamnya yang akan merugikan dan mempengaruhi suatu ekonomi di suatu Negara. Disini diperlukan pentingnya legal-politis bagi praktek yang baik, yaitu sangat pentingnya hukum dan aturan bisnis serta pera pemerintah yang efektif menjamin keberlakuan aturan bisnis tersebut secara jelas dan konsekuen tanpa pandang bulu
Prinsip prinsip etika bisnis
1. Prinsip Otonomi : ialah prinsip untuk mengambil keputusan atau tindakan atas kesadaran yang dianggap baik. Dalam prinsip ini setiap individual diharapkan mampu memilih antara baik dan buruk suatu keputusan yang akan diambil, disini setiap individual harus berpikir matang matang dalam mengambil keputusan, karena keputusan tersebut berkaitan dengan kelanjutan perusahaan yang akan dijalankan.
2. Prinsip Kejujuran : kejujuran dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dengan kontrak, kejujuran dalam penawaran barang dan jasa dengan mutu dan harga sebanding, kejujuran dalam hubungan kerja intern intern dalam suati perusahan. Kejujuran terkait erat dengan kepercayaan, yang merupakan asset sangat berharga dalam kegiatan bisnis. Pada prinsip ini diharapkan setiap elemen individual dalam pelaku bisnis sangat diharapkan dlam bersikap jujur dalam menjalankan aktifitas bisnisnya baik di lingkungan intern perusahaan dan lingkungan ekstern perusahaan. Karena dengan kejujuran ini orang lain atau mitra mitra bisnis dapat menilai standar atau mutu perusahaan tersebut yang diajak kerjasama dlam memperoleh keuntungan.
3. Prinsip keadilan : menuntu agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai dengan criteria yang rasional objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip ini komutatif berupa no harm yang merupakan prinsip paling pokk dalam bisnis, karena dalam prinsip ini sudah terkandung semua prinsip etika bisnis lainnya. Dalam prinsip ini para elemen individual pelaku bisnis diharapkan menjujung tinggi nilai keadilan tanpa pandang bulu, prinsip keadilan berfungsi untuk mencegah kecemburan social dilingkungan perusahaan yang kana mengakibatkan jalannya perusahaan tersebut sangat tidak sehat.
4. Prinsip saling menguntungkan : Prinsip ini menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak. Dalam bisnis yang kompetitif, prinsip ini menuntut agar persaingan bisnis haruslah melahirkan suatu win-win solution. Pada prinsip ini sangat dibutuhkan kerjasama yang baik antara para pelaku bisnis, diperlukan kematangan dalam mengambil suatu keputusan dan sikap saling terbuka.
5. Prinsip integritas moral : prinsip ini dihayati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan agar menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baiknya atau nama baik persahaan. Dan merupakan tuntutan dan dorongan dari dalam diri perilaku dan perusahaan untuk menjadi yang terbaik dan dibanggakan. Pada prinsip ini diharapkan pada setiap elemen individual agar dapat menjaga citra perusahaan dan berusaha lebih baik lagi dalam bekerja demi mengharumkan citra perusahaan.
Etos Bisnis
Etos bisnis adalah suatu kebiasaan atau budaya moral menyangkut kegiatan bisnis yang dianut dalam suatu perusahaan dari satu generasi ke generasi yang lain. Inti etos ini adalah pembudayaan atau pembiasaan penghayatan akan nilai, norma, atau prinsip moral tertentu yang dianggap sebagai inti kekuatan dari suatu perusahaan yang juga membedakannya dari perusahaan yang lain.
Etos bisnis juga merupakan sebuah kebiasaan yang ditanamkan kepada individual individual yang bekerja pada suatu perusahaan semenjak ia masuk di perusahaan tersebut maupun secara terus menerus dievaluasi dalam konteks penyegaran di perusahaan tersebut. Etos inilah yang menjadi jiwa yang menyatukan sekaligus juga menyemangati seluruh individual untuk bersikap dan berperilaku yang kurang lebih sama berdasarkan prinsip yang dianut perusahaan.
Kelompok Stakeholder
Merupakan pendekatan dengan cara mengamati dan menjelaskan secara analitis bagaimana berbagai unsur dipengaruhi dan mempengaruhi keputusan dan tindakan bisnis. Tujuan imperative dari pendekatan ini adalah bisnis harus dijalankan sedemikian rupa agar hak dan kepentingan semua pihak yang berkepentingan (stakeholder) harus dijamin,diperhatikan,dan dihargai.
Stakeholder dibagi menjadi 2 kelompok :
1. Kelompok Primer : Pemilik modal atau saham, kreditor, karyawan, pemasok, konsumen, penyalur dan pesaing atau rekanan. Perusahaan harus menjalin relasi bisnis yang baik dan etis dengan kelompok ini. Dalam kelompok primer ini, berkaitan dengan factor yang berhubungan langsung dengan perusahaan.
2. Kelompok sekunder. Pemerintah setempat, pemerintah asing, kelompok sosial, media massa, kelompok pendukung, masyarakat. Di dalam kelopok sekunder ini, berkaitan dengan factor pendukng atau factor yang berhubungan tidak langsung dengan perusahaan. Di sekunder ini intensitas kepentingannya tidak seperti kelompok primer, sering disebut juga kelompok ekunder ini sebagai kelompok pengawas.
Sabtu, 20 November 2010
Senin, 18 Oktober 2010
Pendidikan merupakan SDM yang penting dalam berinvestasi jangka panjang dalam dunia bisnis.
Pendidikan Merupakan SDM yang Penting Dalam Berinvestasi Jangka Panjang Dalam Dunia Bisnis.
Menang tak bisa dipungkiri, sumber daya manusia adalah factor terpenting dalam perkembang industri, ekonomi dan bisnis suatu Negara.
Suatu Negara bila ingin maju, maka Negara tersebut harus lebih memajukan lagi sumber daya manusianya agar dapat bersaing baik pada tingkat nasional dan internasional.
Yang harus dilaksanakan oleh setiap Negara ialah harus memprioritaskan pendidikan sebagai yang terpenting dari yang lainnya. Semakin maju sumber daya manusia di Negara tersebut, maka Negara itu akan maju pula dalam dunia ekonomi dan bisnis di Negara tersebut.
Dalam suatu penelitian sumber daya manusia, di Indonesia masih belum cukup untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pendidikan sebagai prioritas terpenting. Tidak ditempatkannya pendidikan sebagai prioritas terpenting karena masyarakat Indonesia, mulai dari yang awam hingga politisi dan pejabat pemerintah, hanya berorientasi mengejar uang untuk memperkaya diri sendiri dan tidak pernah berfikir panjang .
Mengapa pendidikan itu sangat penting dalam industri ekonomi dan bisnis :
pendidikan adalah alat untuk perkembangan ekonomi dan bukan sekedar pertumbuhan ekonomi. Pada praksis manajemen pendidikan modern, salah satu dari lima fungsi pendidikan adalah fungsi teknis-ekonomis baik pada tataran individual hingga tataran global. Fungsi teknis-ekonomis merujuk pada kontribusi pendidikan untuk perkembangan ekonomi. Misalnya pendidikan dapat membantu siswa untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk hidup dan berkompetisi dalam dunia bisnis yang kompetitif.
Secara umum terbukti bahwa semakin berpendidikan seseorang maka tingkat pendapatannya semakin baik. Hal ini dimungkinkan karena orang yang berpendidikan lebih produktif bila dibandingkan dengan yang tidak berpendidikan. Produktivitas seseorang tersebut dikarenakan dimilikinya keterampilan teknis yang diperoleh dari pendidikan. Oleh karena itu salah satu tujuan yang harus dicapai oleh pendidikan adalah mengembangkan keterampilan hidup.
Sumber daya manusia yang berpendidikan akan menjadi modal utama pembangunan nasional, terutama untuk perkembangan ekonomi. Semakin banyak orang yang berpendidikan maka semakin mudah bagi suatu negara untuk membangun bangsanya. Hal ini dikarenakan telah dikuasainya keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi oleh sumber daya manusianya sehingga pemerintah lebih mudah dalam menggerakkan pembangunan nasional.
investasi pendidikan memberikan nilai balik (rate of return) yang lebih tinggi dari pada investasi fisik di bidang lain. Nilai balik pendidikan adalah perbandingan antara total biaya yang dikeluarkan untuk membiayai pendidikan dengan total pendapatan yang akan diperoleh setelah seseorang lulus dan memasuki dunia kerja atau bisnis.
Di kalangan masyarakat luas juga berlaku pendapat umum bahwa semakin berpendidikan maka makin baik status sosial seseorang dan penghormatan masyarakat terhadap orang yang berpendidikan lebih baik dari pada yang kurang berpendidikan. Orang yang berpendidikan diharapkan bisa menggunakan pemikiran-pemikirannya yang berorientasi pada kepentingan jangka panjang dalam berbisnis dan memajukan bisnis yang ingin ia jalankan.
Menang tak bisa dipungkiri, sumber daya manusia adalah factor terpenting dalam perkembang industri, ekonomi dan bisnis suatu Negara.
Suatu Negara bila ingin maju, maka Negara tersebut harus lebih memajukan lagi sumber daya manusianya agar dapat bersaing baik pada tingkat nasional dan internasional.
Yang harus dilaksanakan oleh setiap Negara ialah harus memprioritaskan pendidikan sebagai yang terpenting dari yang lainnya. Semakin maju sumber daya manusia di Negara tersebut, maka Negara itu akan maju pula dalam dunia ekonomi dan bisnis di Negara tersebut.
Dalam suatu penelitian sumber daya manusia, di Indonesia masih belum cukup untuk mendukung perkembangan industri dan ekonomi. Penyebabnya karena pemerintah selama ini tidak pernah menempatkan pendidikan sebagai prioritas terpenting. Tidak ditempatkannya pendidikan sebagai prioritas terpenting karena masyarakat Indonesia, mulai dari yang awam hingga politisi dan pejabat pemerintah, hanya berorientasi mengejar uang untuk memperkaya diri sendiri dan tidak pernah berfikir panjang .
Mengapa pendidikan itu sangat penting dalam industri ekonomi dan bisnis :
pendidikan adalah alat untuk perkembangan ekonomi dan bukan sekedar pertumbuhan ekonomi. Pada praksis manajemen pendidikan modern, salah satu dari lima fungsi pendidikan adalah fungsi teknis-ekonomis baik pada tataran individual hingga tataran global. Fungsi teknis-ekonomis merujuk pada kontribusi pendidikan untuk perkembangan ekonomi. Misalnya pendidikan dapat membantu siswa untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk hidup dan berkompetisi dalam dunia bisnis yang kompetitif.
Secara umum terbukti bahwa semakin berpendidikan seseorang maka tingkat pendapatannya semakin baik. Hal ini dimungkinkan karena orang yang berpendidikan lebih produktif bila dibandingkan dengan yang tidak berpendidikan. Produktivitas seseorang tersebut dikarenakan dimilikinya keterampilan teknis yang diperoleh dari pendidikan. Oleh karena itu salah satu tujuan yang harus dicapai oleh pendidikan adalah mengembangkan keterampilan hidup.
Sumber daya manusia yang berpendidikan akan menjadi modal utama pembangunan nasional, terutama untuk perkembangan ekonomi. Semakin banyak orang yang berpendidikan maka semakin mudah bagi suatu negara untuk membangun bangsanya. Hal ini dikarenakan telah dikuasainya keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi oleh sumber daya manusianya sehingga pemerintah lebih mudah dalam menggerakkan pembangunan nasional.
investasi pendidikan memberikan nilai balik (rate of return) yang lebih tinggi dari pada investasi fisik di bidang lain. Nilai balik pendidikan adalah perbandingan antara total biaya yang dikeluarkan untuk membiayai pendidikan dengan total pendapatan yang akan diperoleh setelah seseorang lulus dan memasuki dunia kerja atau bisnis.
Di kalangan masyarakat luas juga berlaku pendapat umum bahwa semakin berpendidikan maka makin baik status sosial seseorang dan penghormatan masyarakat terhadap orang yang berpendidikan lebih baik dari pada yang kurang berpendidikan. Orang yang berpendidikan diharapkan bisa menggunakan pemikiran-pemikirannya yang berorientasi pada kepentingan jangka panjang dalam berbisnis dan memajukan bisnis yang ingin ia jalankan.
pentingnya IT di dunia pendidikan dan dunia bisnis
Hubungan IT dengan Dunia Pendidikan dan bisnis
Sudah tidak bisa dipungkiri lagi internet memang sudah menjadi bagian hidup dari umat manusia. Setiap langkah, setiap detik, dan setiap waktu kita tidak bisa lepas dari yang namamya internet. Semua serba ada di internet.
Di zaman dulu memang kita sangant sulit untuk mencari informasi baik informasi pendidikan, bisnis dan informasi lain lainnya, tapi lain dengan zaman sekarang, sekarang cukup dengan menuliskan berita yang ingin kita cari,langsung kita mendapatkan beritanya pada saat itu juga.
Arti IT bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Namun hal Pemanfaatan IT ini di Indonesia baru memasuki tahap mempelajari berbagai kemungkinan pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan memasuki milenium ketiga ini.
Padahal penggunaan IT ini telah bukanlah suatu wacana yang asing di negeri Paman Sam Sana. Pemanfaatan IT dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman di Amerika Serikat pada dasawarsa yang telah lalu. Ini merupakan salah satu bukti utama ketertinggalan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa di dunia.
Informasi yang diwakilkan oleh komputer yang terhubung dengan internet sebagai media utamanya telah mampu memberikan kontribusi yang demikian besar bagi proses pendidikan. Teknologi interaktif ini memberikan katalis bagi terjadinya perubahan medasar terhadap peran guru: dari informasi ke transformasi. Setiap sistem sekolah harus bersifat moderat terhadap teknologi yang memampukan mereka untuk belajar dengan lebih cepat, lebih baik, dan lebih cerdas. Dan Teknologi Informasi yang menjadi kunci untuk menuju model sekolah masa depan yang lebih baik.
Banyak aspek dapat diajukan untuk dijadikan sebagai alasan-alasan untuk mendukung pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional Indonesia. Salah satu aspeknya ialah kondisi geografis Indonesia dengan sekian banyaknya pulau yang terpencar-pencar dan kontur permukaan buminya yang seringkali tidak bersahabat, biasanya diajukan untuk menjagokan pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan. IT sangat mampu dan dijagokan agar menjadi fasilitator utama untuk meratakan pendidikan di bumi Nusantara, sebab IT yang mengandalkan kemampuan pembelajaran jarak jauhnya tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Demi penggapaian daerah-daerah yang sulit tentunya diharapkan penerapan ini agar dilakukan sesegera mungkin di Indonesia.
e-Education, istilah ini mungkin masih asing bagi bangsa Indonesia. e-education (Electronic Education) ialah istilah penggunaan IT di bidang Pendidikan. Internet membuka sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang mahal harganya. (Berapa banyak perpustakaan di Indonesia, dan bagaimana kualitasnya?) Adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat berupa Digital Library. Sudah banyak cerita tentang pertolongan Internet dalam penelitian, tugas akhir. Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet. Tanpa adanya Internet banyak tugas akhir dan thesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.
sama halnya dengan dunia pendidikan, di dunia bisnis peranan IT sangatlah penting.
contohnya orang yang mempunyai bisnis pulsa online mungkin tertantang untuk punya kemampuan extra dibidang blogging secara teknis seperti instalasi, cara memakai blog dan memanagenya.
contoh lainnya seorang mahasiswa ingin menjual suatu aksesoris baju sepatu DLL. ia bisa menjualnya secara online di facebook, kaskus, DLLL.
contoh lainnya seorang bisnisman ingin mengetahui kurs dollar saat ini atau harga harga saham yang berlaku, ia hanya cukup mengetahuinya dengan men search di google atau di aplikasi lain yang berhubungan dengan apa yang dia cari.
jelaslah sudah bahwa IT memang tidak bisa lepas dari dunia bisnis atau dunia pendidikan. hubungan antara IT dengan dunia pendidikan dan bisnis memanglah sangat erat.
Sudah tidak bisa dipungkiri lagi internet memang sudah menjadi bagian hidup dari umat manusia. Setiap langkah, setiap detik, dan setiap waktu kita tidak bisa lepas dari yang namamya internet. Semua serba ada di internet.
Di zaman dulu memang kita sangant sulit untuk mencari informasi baik informasi pendidikan, bisnis dan informasi lain lainnya, tapi lain dengan zaman sekarang, sekarang cukup dengan menuliskan berita yang ingin kita cari,langsung kita mendapatkan beritanya pada saat itu juga.
Arti IT bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Namun hal Pemanfaatan IT ini di Indonesia baru memasuki tahap mempelajari berbagai kemungkinan pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan memasuki milenium ketiga ini.
Padahal penggunaan IT ini telah bukanlah suatu wacana yang asing di negeri Paman Sam Sana. Pemanfaatan IT dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman di Amerika Serikat pada dasawarsa yang telah lalu. Ini merupakan salah satu bukti utama ketertinggalan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa di dunia.
Informasi yang diwakilkan oleh komputer yang terhubung dengan internet sebagai media utamanya telah mampu memberikan kontribusi yang demikian besar bagi proses pendidikan. Teknologi interaktif ini memberikan katalis bagi terjadinya perubahan medasar terhadap peran guru: dari informasi ke transformasi. Setiap sistem sekolah harus bersifat moderat terhadap teknologi yang memampukan mereka untuk belajar dengan lebih cepat, lebih baik, dan lebih cerdas. Dan Teknologi Informasi yang menjadi kunci untuk menuju model sekolah masa depan yang lebih baik.
Banyak aspek dapat diajukan untuk dijadikan sebagai alasan-alasan untuk mendukung pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional Indonesia. Salah satu aspeknya ialah kondisi geografis Indonesia dengan sekian banyaknya pulau yang terpencar-pencar dan kontur permukaan buminya yang seringkali tidak bersahabat, biasanya diajukan untuk menjagokan pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan. IT sangat mampu dan dijagokan agar menjadi fasilitator utama untuk meratakan pendidikan di bumi Nusantara, sebab IT yang mengandalkan kemampuan pembelajaran jarak jauhnya tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Demi penggapaian daerah-daerah yang sulit tentunya diharapkan penerapan ini agar dilakukan sesegera mungkin di Indonesia.
e-Education, istilah ini mungkin masih asing bagi bangsa Indonesia. e-education (Electronic Education) ialah istilah penggunaan IT di bidang Pendidikan. Internet membuka sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang mahal harganya. (Berapa banyak perpustakaan di Indonesia, dan bagaimana kualitasnya?) Adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat berupa Digital Library. Sudah banyak cerita tentang pertolongan Internet dalam penelitian, tugas akhir. Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui Internet. Tanpa adanya Internet banyak tugas akhir dan thesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.
sama halnya dengan dunia pendidikan, di dunia bisnis peranan IT sangatlah penting.
contohnya orang yang mempunyai bisnis pulsa online mungkin tertantang untuk punya kemampuan extra dibidang blogging secara teknis seperti instalasi, cara memakai blog dan memanagenya.
contoh lainnya seorang mahasiswa ingin menjual suatu aksesoris baju sepatu DLL. ia bisa menjualnya secara online di facebook, kaskus, DLLL.
contoh lainnya seorang bisnisman ingin mengetahui kurs dollar saat ini atau harga harga saham yang berlaku, ia hanya cukup mengetahuinya dengan men search di google atau di aplikasi lain yang berhubungan dengan apa yang dia cari.
jelaslah sudah bahwa IT memang tidak bisa lepas dari dunia bisnis atau dunia pendidikan. hubungan antara IT dengan dunia pendidikan dan bisnis memanglah sangat erat.
Rabu, 29 September 2010
Artikel tulisan tentang etika bisnis
artikel tentang etika bisnis
Etika bisnis merupakan etika terapan. Etika bisnis merupakan aplikasi pemahaman kita tentang apa yang baik dan benar untuk beragam institusi, teknologi, transaksi, aktivitas dan usaha yang kita sebut bisnis. Pembahasan tentang etika bisnis harus dimulai dengan menyediakan rerangka prinsip-prinsip dasar pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan istilah baik dan benar, hanya dengan cara itu selanjutnya seseorang dapat membahas implikasi-implikasi terhadap dunia bisnis.
Definisi etika bisnis sendiri sangat beraneka ragam tetapi memiliki satu pengertian yang sama, yaitu pengetahuan tentang tata cara ideal pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas yang berlaku secara universal dan secara ekonomi/sosial, dan penerapan norma dan moralitas ini menunjang maksud dan tujuan kegiatan bisnis. Ada juga yang mendefinisikan etika bisnis sebagai batasan-batasan sosial, ekonomi, dan hukum yang bersumber dari nilai-nilai moral masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan oleh perusahaan dalam setiap aktivitasnya
Etika bisnis paling gampang diterapkan di perusahaan sendiri. Pemimpin perusahaan memulai langkah ini karena mereka menjadi panutan bagi karyawannya. Selain itu, etika bisnis harus dilaksanakan secara transparan. Pemimpin perusahaan seyogyanya bisa memisahkan perusahaan dengan milik sendiri. Dalam operasinya, perusahaan mengikuti aturan berdagang yang diatur oleh tata cara undang-undang.
Pelanggaran etika bisa terjadi di mana saja, termasuk dalam dunia bisnis. Untuk meraih keuntungan, masih banyak perusahaan yang melakukan berbagai pelanggaran moral.
Etika bisnis tidak akan dilanggar jika ada aturan dan sangsi. Kalau semua tingkah laku salah dibiarkan, lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. Repotnya, norma yang salah ini akan menjadi budaya. Oleh karena itu bila ada yang melanggar aturan diberikan sangsi untuk memberi pelajaran kepada yang bersangkutan.
Penerapan etika bisnis. Ini merupakan penerapan dari pemahaman mengenai berbagai hal yang baik dan benar dalam perusahaan meliputi aktivitas, teknologi, transaksi dalam rangka pencapaian usaha perusahaan.
Prinsip dasar dalam membangun etika bisnis adalah adanya dua hal yaitu tata nilai yang dijunjung tinggi meliputi:
• Dapat dipercaya (trustworthy)
• Keadilan
• Integritas (integrity)
• Kejujuran (honesty)
dan ketaatan terhadap peraturan dan perundang-undangan berlaku. Dengan dua hal tersebut sebagai sumber nilai dasar, maka manajemen menerapkan tata kelola yang baik (good corporate governance) dalam operasional perusahaan sehari-hari secara konsisten. Untuk mencapai keberhasilan tujuan perusahaan dalam jangka panjang, maka penerapan good corporate governance harus dilandasi oleh integritas yang tinggi dari semua yang terlibat di dalam organisasi mulai dari level yang tertinggi sampai dengan yang terendah. Oleh karena itu, diperlukan pedoman perilaku yang dapat menjadi acuan dalam menerapkan nilai-nilai dan etika bisnis sehingga menjadi bagian dari budaya perusahaan.
Etika bisnis merupakan etika terapan. Etika bisnis merupakan aplikasi pemahaman kita tentang apa yang baik dan benar untuk beragam institusi, teknologi, transaksi, aktivitas dan usaha yang kita sebut bisnis. Pembahasan tentang etika bisnis harus dimulai dengan menyediakan rerangka prinsip-prinsip dasar pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan istilah baik dan benar, hanya dengan cara itu selanjutnya seseorang dapat membahas implikasi-implikasi terhadap dunia bisnis.
Definisi etika bisnis sendiri sangat beraneka ragam tetapi memiliki satu pengertian yang sama, yaitu pengetahuan tentang tata cara ideal pengaturan dan pengelolaan bisnis yang memperhatikan norma dan moralitas yang berlaku secara universal dan secara ekonomi/sosial, dan penerapan norma dan moralitas ini menunjang maksud dan tujuan kegiatan bisnis. Ada juga yang mendefinisikan etika bisnis sebagai batasan-batasan sosial, ekonomi, dan hukum yang bersumber dari nilai-nilai moral masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan oleh perusahaan dalam setiap aktivitasnya
Etika bisnis paling gampang diterapkan di perusahaan sendiri. Pemimpin perusahaan memulai langkah ini karena mereka menjadi panutan bagi karyawannya. Selain itu, etika bisnis harus dilaksanakan secara transparan. Pemimpin perusahaan seyogyanya bisa memisahkan perusahaan dengan milik sendiri. Dalam operasinya, perusahaan mengikuti aturan berdagang yang diatur oleh tata cara undang-undang.
Pelanggaran etika bisa terjadi di mana saja, termasuk dalam dunia bisnis. Untuk meraih keuntungan, masih banyak perusahaan yang melakukan berbagai pelanggaran moral.
Etika bisnis tidak akan dilanggar jika ada aturan dan sangsi. Kalau semua tingkah laku salah dibiarkan, lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. Repotnya, norma yang salah ini akan menjadi budaya. Oleh karena itu bila ada yang melanggar aturan diberikan sangsi untuk memberi pelajaran kepada yang bersangkutan.
Penerapan etika bisnis. Ini merupakan penerapan dari pemahaman mengenai berbagai hal yang baik dan benar dalam perusahaan meliputi aktivitas, teknologi, transaksi dalam rangka pencapaian usaha perusahaan.
Prinsip dasar dalam membangun etika bisnis adalah adanya dua hal yaitu tata nilai yang dijunjung tinggi meliputi:
• Dapat dipercaya (trustworthy)
• Keadilan
• Integritas (integrity)
• Kejujuran (honesty)
dan ketaatan terhadap peraturan dan perundang-undangan berlaku. Dengan dua hal tersebut sebagai sumber nilai dasar, maka manajemen menerapkan tata kelola yang baik (good corporate governance) dalam operasional perusahaan sehari-hari secara konsisten. Untuk mencapai keberhasilan tujuan perusahaan dalam jangka panjang, maka penerapan good corporate governance harus dilandasi oleh integritas yang tinggi dari semua yang terlibat di dalam organisasi mulai dari level yang tertinggi sampai dengan yang terendah. Oleh karena itu, diperlukan pedoman perilaku yang dapat menjadi acuan dalam menerapkan nilai-nilai dan etika bisnis sehingga menjadi bagian dari budaya perusahaan.
Senin, 17 Mei 2010
tugas bahasa indonesia 2
peranan berpikir logis terhadap penulisan ilmiah
Tulisan yang baik bisa dinilai dari logis atau tidaknya penulisan ilmiah yang dibuat.. penulisan ilmiah mempunyai bab-bab yang saling berkaitan. Pada bab 1 berisi tentang Latar Belakang (Masalah) yaitu menguraikan mengapa penulis sampai kepada pemilihan topik permasalahan yang bersangkutan. Ruang Lingkup yaitu memberikan batasan yang jelas bagian mana dari persoalan yang dikaji. Tujuan yaitu menggambarkan hasil yang diharapkan dari penelitian ini dengan memberikan jawaban terhadap masalah yang diteliti.
Tulisan Ilmiah dapat di definisikan sabagai suatu karya tulis hasil kegiatan ilmiah yang berupa artikel atau hasil penelitian atau berupa makalah yang di sajikan pada pertemuan ilmiah. Dan karya ilmiah pun berguna untuk sebuah tulisan yang mendalam sebagai hasil mengkaji dengan metode ilmiah.
Karya tulis merupakan karya ilmiah yang disusun para siswa dan siswi SMU,SMK dan Mahasiswa sebagai syarat mengikuti ujian / menyelesaikan pendidikan. Adapun cara menyusun karya tulis sama dengan cara menyusun karya ilmiah yang lain seperti makalah,tesisi dan di sertasi. Dan karya tulis di masukkan untuk menyatakan karangan yang disusun berdasarkan ide penulisanya yang diperkuat oleh data serta pernyataan dan gagasan orang lain.
Adapun tulisan ilmiah memiliki beberapa ciri yaitu :
1. Pengantar berfikir secara kreatif
Dalam pengantar berfikir kreatif secara tidak langsung atau sudah menentukan hal yang baik ketika kita melihat satu objek, Apakah hal itu baik dan apakah hal itu bisa untuk di teliti lebih lanjut untuk di kembangkan lebih jauh atau tidaknya.
2. Terbiasa berstruktur Dalam kerangka berfikir
Apabila kita terbiasa berfikir atau menulis berdasarkan hal-hal yang ilmiah kita harus menpunyai acuan, Sehingga apa yang kita tuangkan atau kita tulis dapat berstruktur dalam penulisanya.
3. Mengembangkan Imajinasi Berdasarkan apa yang di lihat,dirasa,di
Dengar
Kita bisa mengasah dan kita kembangkan berdasarkan apa yang kita lihat,rasa,dengar dalam bentuk tulisan pada akhirnya kita bisa menilai secara objektif.
4. Menilai secara Obyektif
Sebuah tulisan akan dirasakan ilmiah apabila itu mengandung kebenaran secara obyektif, Karena didukung oleh informasi yang sudah teruji kebenaranya dan disajikan secara mendalam, menilai secara objektif bukan berdasarkan pemikiran sendiri tetapi harus berdasarkan penelitian,pengembangan dan evaluasi, Dalam menilai secara objektif harus berupa hal yang fakta dan rasional.
5. Penulisanya Cermat,tepat dan benar
Dalam penulisan karya ilmiah hanya menyajikan ringkasan atau hal-hal yang menarik dari suatu kegiatan ilmiah dan berdasarkan penelitian secara fakta dan teori sehingga penulisan karya ilmah harus cermat tepat dan benar
Tulisan yang baik bisa dinilai dari logis atau tidaknya penulisan ilmiah yang dibuat.. penulisan ilmiah mempunyai bab-bab yang saling berkaitan. Pada bab 1 berisi tentang Latar Belakang (Masalah) yaitu menguraikan mengapa penulis sampai kepada pemilihan topik permasalahan yang bersangkutan. Ruang Lingkup yaitu memberikan batasan yang jelas bagian mana dari persoalan yang dikaji. Tujuan yaitu menggambarkan hasil yang diharapkan dari penelitian ini dengan memberikan jawaban terhadap masalah yang diteliti.
Tulisan Ilmiah dapat di definisikan sabagai suatu karya tulis hasil kegiatan ilmiah yang berupa artikel atau hasil penelitian atau berupa makalah yang di sajikan pada pertemuan ilmiah. Dan karya ilmiah pun berguna untuk sebuah tulisan yang mendalam sebagai hasil mengkaji dengan metode ilmiah.
Karya tulis merupakan karya ilmiah yang disusun para siswa dan siswi SMU,SMK dan Mahasiswa sebagai syarat mengikuti ujian / menyelesaikan pendidikan. Adapun cara menyusun karya tulis sama dengan cara menyusun karya ilmiah yang lain seperti makalah,tesisi dan di sertasi. Dan karya tulis di masukkan untuk menyatakan karangan yang disusun berdasarkan ide penulisanya yang diperkuat oleh data serta pernyataan dan gagasan orang lain.
Adapun tulisan ilmiah memiliki beberapa ciri yaitu :
1. Pengantar berfikir secara kreatif
Dalam pengantar berfikir kreatif secara tidak langsung atau sudah menentukan hal yang baik ketika kita melihat satu objek, Apakah hal itu baik dan apakah hal itu bisa untuk di teliti lebih lanjut untuk di kembangkan lebih jauh atau tidaknya.
2. Terbiasa berstruktur Dalam kerangka berfikir
Apabila kita terbiasa berfikir atau menulis berdasarkan hal-hal yang ilmiah kita harus menpunyai acuan, Sehingga apa yang kita tuangkan atau kita tulis dapat berstruktur dalam penulisanya.
3. Mengembangkan Imajinasi Berdasarkan apa yang di lihat,dirasa,di
Dengar
Kita bisa mengasah dan kita kembangkan berdasarkan apa yang kita lihat,rasa,dengar dalam bentuk tulisan pada akhirnya kita bisa menilai secara objektif.
4. Menilai secara Obyektif
Sebuah tulisan akan dirasakan ilmiah apabila itu mengandung kebenaran secara obyektif, Karena didukung oleh informasi yang sudah teruji kebenaranya dan disajikan secara mendalam, menilai secara objektif bukan berdasarkan pemikiran sendiri tetapi harus berdasarkan penelitian,pengembangan dan evaluasi, Dalam menilai secara objektif harus berupa hal yang fakta dan rasional.
5. Penulisanya Cermat,tepat dan benar
Dalam penulisan karya ilmiah hanya menyajikan ringkasan atau hal-hal yang menarik dari suatu kegiatan ilmiah dan berdasarkan penelitian secara fakta dan teori sehingga penulisan karya ilmah harus cermat tepat dan benar
Sabtu, 27 Maret 2010
tugas tulisan bahasa indonesia 2
Nama : ADITYA RAMADHANI
NPM : 11207296
KELAS : 3EA13
Tugas tulisan bahasa indonesia
PENTINGNYA MENGAJARKAN SOPAN SANTUN KEPADA ANAK SEJAK DINI
Semua orangtua pasti senang melihat “perilaku manis” anaknya. Tetapi, sikap sopan dan santun tidak dibawa sejak lahir. Orangtualah yang wajib mengajarkannya sejak dini.Apa yang akan Anda lakukan saat si kecil mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas pada orang lain? Mencubitnya, mendiamkannya, atau memarahinya saat itu juga?
Semua orangtua tentu berharap anak mereka bersikap sopan dan santun. Namun, budi pekerti atau tata krama yang baik tidak bisa muncul begitu saja. Anak perlu mendapat pengajaran bagaimana bersikap sopan dan santun.
Mulailah sejak dini, yaitu segera setelah anak lahir. Pada mulanya, sikap sopan dan santun yang dilakukan anak hanya sebuah pola meniru apa yang dilakukan orangtua. Ini adalah hal yang wajar karena anak masih berpikir konseptis. Tetapi jika anak sudah semakin besar ia akan menyadari bahwa sopan santun sangat penting. Tidak hanya bagi orang lain tetapi juga bagi dirinya. Anak yang santun biasanya akan disenangi dan mendapatkan tempat di lingkungannya.
Memang, tidak mudah menerapkan sopan santun pada anak. Tetapi jika orangtua berhasil mengajarkan sopan santun pada anaknya, si kecil akan tumbuh menjadi seseorang yang berperilaku baik di sepanjang hidupnya. Meskipun, tidak dapat dipungkiri bahwa lingkungan di luar rumah juga memiliki peran yang sangat besar pada pembentukan perilaku yang sopan dan santun ini.
Dengan membekali anak pengetahuan bagaimana bersikap santun, maka pada akhirnya anak akan kembali pada pendidikan yang telah diberikan orangtuanya. Secara spesifik, berikut kiat mengajarkan sopan santun pada anak yang dapat segera diterapkan sejak anak lahir.
Berikan contoh dalam kehidupan sehari-hari
Anak adalah peniru paling ulung. Bahkan, saat masih belum dapat berbicara pun, anak sudah bisa menirukan perbuatan yang kita lakukan. Meskipun dalam “bahasa dan bentuk” yang lain. Sangatlah tepat ungkapan “anak-anak mendengar tidak dengan telinga, melainkan dengan matanya” Itu artinya, orangtua harus menjadi contoh nyata bagaimana bersikap sopan dan santun. Waspadalah pada setiap tindak tanduk yang Anda lakukan. Si kecil senantiasa mengintai gerak gerik Anda.
Ajarkan 3 kata penting
“Terima kasih”, “Tolong”, dan “Maaf” adalah 3 kata penting yang sebaiknya diajarkan sejak anak lahir. Ucapkanlah kata “Tolong” jika ingin meminta bantuan anak. Ucapkan “Terima kasih” bila si kecil melakukan sesuatu untuk Anda, dan jangan segan berkata “Maaf” jika Anda berbuat salah.
Dengan demikian anak akan mengetahui bahwa dirinya dihargai dan ia pun akan terbiasa menghargai orang lain.
Latihan sambil bermain
Mungkin Anda sudah berusaha mengajarkan sopan santun pada anak. Tapi bisa saja ketika anak berhadapan dengan orang lain ia melakukan perbuatan yang kurang santun. Jangan menyerah. Cobalah melatih sikap sopan santun dengan mengajak anak bermain peran.
Coba minta si kecil menjadi tamu dan Anda tuan rumahnya. Lakukan juga peran sebaliknya. Berperanlah sebagai tuan rumah yang sopan dan minta si kecil berperan sebagai tamu yang sopan. Biasanya, saat berperan anak akan menjadi “aktor” yang baik sehingga ia akan melakukan skenario yang sudah disepakati. Saat anak bersikap santun dalam peran yang dimainkannya pujilah perbuatannya. Tunjukkan bahwa Anda sangat menghargai sikap positif ini.
Harus konsisten
Anak sering lupa bagaimana bersikap baik, sehingga sangat wajar bila ia tiba-tiba melakukan tindakan kurang sopan. Jangan langsung memarahinya. Tapi ingatkan dia bahwa tindakan tersebut tidak sopan. Beri peringatan dengan cara yang menyenangkan. Misalnya, “Wah, karena terlalu haus, jagoan Bunda lupa bilang terima kasih ya…”
Untuk membentuk sikap yang sopan dan santun orangtua harus konsisten dan jangan bersikap permisif atau memaklumi dengan alasan apapun. Bila anak melakukan tindakan yang tidak sopan, ingatkan lagi, lagi dan lagi.
Jangan dijadikan lelucon
Sikap yang kurang sopan bukan lelucon atau bahan guyonan. Jangan menertawakan si kecil saat ia melakukan tindakan yang tidak santun. Bila Anda atau anggota lain melakukannya, anak akan berpikir perbuatannya lucu, wajar dan benar. Ini akan membuat si kecil semakin sulit memahami makna sopan santun, apalagi mempraktekannya.
Tunjukkan perhatian Anda
Si kecil sering melakukan tindakan yang tidak santun hanya untuk menarik perhatian orangtuanya. Karena itu, sebaiknya sesibuk apapun Anda di meja makan, bersama tamu atau dengan pekerjaan Anda, berikan perhatian pada anak. Berikan pujian jika si kecil menunjukkan perilaku yang sopan dan santun.
Apa yang perlu Anda lakukan jika si kecil mendapatkan perlakuan yang tidak sopan atau melihat tindakan yang tidak santun?
• Sebaiknya Anda segera memberitahukan si kecil bahwa tindakannya itu tidak baik dan ia tidak boleh menirunya.
• Berikan teguran yang sopan pada orang yang telah berlaku tidak santun pada anak Anda. Ini akan menunjukkan bahwa Anda konsisten dan bahwa siapapun yang melakukan sikap tidak santun tetap tidak baik.
• Akan sangat baik jika anak yang melakukan teguran tersebut. Akan terasa lebih menyentuh. Kalimat yang keluar dari mulut si kecil mungkin adalah “T
NPM : 11207296
KELAS : 3EA13
Tugas tulisan bahasa indonesia
PENTINGNYA MENGAJARKAN SOPAN SANTUN KEPADA ANAK SEJAK DINI
Semua orangtua pasti senang melihat “perilaku manis” anaknya. Tetapi, sikap sopan dan santun tidak dibawa sejak lahir. Orangtualah yang wajib mengajarkannya sejak dini.Apa yang akan Anda lakukan saat si kecil mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas pada orang lain? Mencubitnya, mendiamkannya, atau memarahinya saat itu juga?
Semua orangtua tentu berharap anak mereka bersikap sopan dan santun. Namun, budi pekerti atau tata krama yang baik tidak bisa muncul begitu saja. Anak perlu mendapat pengajaran bagaimana bersikap sopan dan santun.
Mulailah sejak dini, yaitu segera setelah anak lahir. Pada mulanya, sikap sopan dan santun yang dilakukan anak hanya sebuah pola meniru apa yang dilakukan orangtua. Ini adalah hal yang wajar karena anak masih berpikir konseptis. Tetapi jika anak sudah semakin besar ia akan menyadari bahwa sopan santun sangat penting. Tidak hanya bagi orang lain tetapi juga bagi dirinya. Anak yang santun biasanya akan disenangi dan mendapatkan tempat di lingkungannya.
Memang, tidak mudah menerapkan sopan santun pada anak. Tetapi jika orangtua berhasil mengajarkan sopan santun pada anaknya, si kecil akan tumbuh menjadi seseorang yang berperilaku baik di sepanjang hidupnya. Meskipun, tidak dapat dipungkiri bahwa lingkungan di luar rumah juga memiliki peran yang sangat besar pada pembentukan perilaku yang sopan dan santun ini.
Dengan membekali anak pengetahuan bagaimana bersikap santun, maka pada akhirnya anak akan kembali pada pendidikan yang telah diberikan orangtuanya. Secara spesifik, berikut kiat mengajarkan sopan santun pada anak yang dapat segera diterapkan sejak anak lahir.
Berikan contoh dalam kehidupan sehari-hari
Anak adalah peniru paling ulung. Bahkan, saat masih belum dapat berbicara pun, anak sudah bisa menirukan perbuatan yang kita lakukan. Meskipun dalam “bahasa dan bentuk” yang lain. Sangatlah tepat ungkapan “anak-anak mendengar tidak dengan telinga, melainkan dengan matanya” Itu artinya, orangtua harus menjadi contoh nyata bagaimana bersikap sopan dan santun. Waspadalah pada setiap tindak tanduk yang Anda lakukan. Si kecil senantiasa mengintai gerak gerik Anda.
Ajarkan 3 kata penting
“Terima kasih”, “Tolong”, dan “Maaf” adalah 3 kata penting yang sebaiknya diajarkan sejak anak lahir. Ucapkanlah kata “Tolong” jika ingin meminta bantuan anak. Ucapkan “Terima kasih” bila si kecil melakukan sesuatu untuk Anda, dan jangan segan berkata “Maaf” jika Anda berbuat salah.
Dengan demikian anak akan mengetahui bahwa dirinya dihargai dan ia pun akan terbiasa menghargai orang lain.
Latihan sambil bermain
Mungkin Anda sudah berusaha mengajarkan sopan santun pada anak. Tapi bisa saja ketika anak berhadapan dengan orang lain ia melakukan perbuatan yang kurang santun. Jangan menyerah. Cobalah melatih sikap sopan santun dengan mengajak anak bermain peran.
Coba minta si kecil menjadi tamu dan Anda tuan rumahnya. Lakukan juga peran sebaliknya. Berperanlah sebagai tuan rumah yang sopan dan minta si kecil berperan sebagai tamu yang sopan. Biasanya, saat berperan anak akan menjadi “aktor” yang baik sehingga ia akan melakukan skenario yang sudah disepakati. Saat anak bersikap santun dalam peran yang dimainkannya pujilah perbuatannya. Tunjukkan bahwa Anda sangat menghargai sikap positif ini.
Harus konsisten
Anak sering lupa bagaimana bersikap baik, sehingga sangat wajar bila ia tiba-tiba melakukan tindakan kurang sopan. Jangan langsung memarahinya. Tapi ingatkan dia bahwa tindakan tersebut tidak sopan. Beri peringatan dengan cara yang menyenangkan. Misalnya, “Wah, karena terlalu haus, jagoan Bunda lupa bilang terima kasih ya…”
Untuk membentuk sikap yang sopan dan santun orangtua harus konsisten dan jangan bersikap permisif atau memaklumi dengan alasan apapun. Bila anak melakukan tindakan yang tidak sopan, ingatkan lagi, lagi dan lagi.
Jangan dijadikan lelucon
Sikap yang kurang sopan bukan lelucon atau bahan guyonan. Jangan menertawakan si kecil saat ia melakukan tindakan yang tidak santun. Bila Anda atau anggota lain melakukannya, anak akan berpikir perbuatannya lucu, wajar dan benar. Ini akan membuat si kecil semakin sulit memahami makna sopan santun, apalagi mempraktekannya.
Tunjukkan perhatian Anda
Si kecil sering melakukan tindakan yang tidak santun hanya untuk menarik perhatian orangtuanya. Karena itu, sebaiknya sesibuk apapun Anda di meja makan, bersama tamu atau dengan pekerjaan Anda, berikan perhatian pada anak. Berikan pujian jika si kecil menunjukkan perilaku yang sopan dan santun.
Apa yang perlu Anda lakukan jika si kecil mendapatkan perlakuan yang tidak sopan atau melihat tindakan yang tidak santun?
• Sebaiknya Anda segera memberitahukan si kecil bahwa tindakannya itu tidak baik dan ia tidak boleh menirunya.
• Berikan teguran yang sopan pada orang yang telah berlaku tidak santun pada anak Anda. Ini akan menunjukkan bahwa Anda konsisten dan bahwa siapapun yang melakukan sikap tidak santun tetap tidak baik.
• Akan sangat baik jika anak yang melakukan teguran tersebut. Akan terasa lebih menyentuh. Kalimat yang keluar dari mulut si kecil mungkin adalah “T
tugas bahasa indonesia 2
Menurut komentar atau opini saya tentang gambar di atas adalah tentang kondisi rakyat kecil yang sangat terbebani dengan keadaan ekonominya dan susah dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Seperti yang terlihat di atas, seorang petani yang yang mengacungkan pistol ke kepalanya, itu karena ia telah putus asa dalam menjalani hidup. Mungki karena ia sebagai petani, maka ia tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, sehingga ia ingin mengakhiri hidupnya dengan menembakkan pistol ke kepalanya. Dan gambar yang di tengah, terlihat orang yang berada di dalam botol, menurut saya gambar orang yang berada di dalam botol ini menggambarkan orang tersebut tidak bebas dalam menjalani hidup, dia selalu terbatasi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Gambar yang paling kanan tampak seorang ibu-ibu sedang menggendong tabung elpiji, menurut saya gambar itu menggambarkan susahnya kebutuhan yang harus di penuhi oleh ibu-ibu tersebut. Karena tabung gas elpiji yang semakin mahal harganya. Diilustrasikan dalam gambar itu seorang ibu-ibu tersebut sangat berat bebannya untuk membeli tabung gas elpiji tersebut.
Disaat masih banyaknya masyarakat dari kalangan bawah seperti petani, pedagang kecil, pengangguran, anak jalanan, pengemis, dan sebagainya masih mengalami ketidakadilan dan ketidaksejahteraan.
seharusnya pemerintah bertindak cepat untuk membantu rakyat kecil dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
wahai para pejabat yang suka korupsi, ironis sekali rasanya, ketika para rakyat kecil yang tampak pada gambar di atas tersebut mengalami kesusahan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. sementara para pejabat dengan mudah saja menghambur hamburkan duit rakyat (korupsi).
memang sih,tidak semua pejabat tinggi negara yang melakukan korupsi. ada juga para pejabat yang berlaku jujur.
tetapi saya berharap jika semua pejabat di negara ini berlaku jujur, adil, tidak korupsi dan peduli terhadap rakyat.
Langganan:
Postingan (Atom)